This educational booklet provides a comprehensive overview of digital violence for the general public, also known as technology-facilitated gender-based violence (TF-GBV) or KBGO in Indonesia. It details various forms of digital violence, such as online harassment, cyberstalking, doxxing, and image-based abuse.
The publication explores the root causes of this violence, identifying its connection to unequal gender norms prevalent in society. Furthermore, the booklet outlines the significant negative impacts on survivors, which range from psychological trauma and reputational damage to financial loss. Finally, it calls for collaborative action from all stakeholders to help end digital violence and create a safer online environment for all. This booklet was developed by UNFPA Indonesia through the Women at the Center (WAC) - PIHAK project.
[Publication available in Bahasa Indonesia only]
Kekerasan Digital: Bentuk, Penyebab, dan Dampaknya (Booklet Edukasi untuk Publik)
Buklet edukasi ini memberikan gambaran umum yang komprehensif bagi publik mengenai kekerasan digital, yang juga dikenal sebagai Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Publikasi ini merinci berbagai bentuk kekerasan digital, seperti pelecehan daring, perundungan siber, doxxing, dan penyalahgunaan berbasis gambar.
Buklet ini mengeksplorasi akar penyebab kekerasan tersebut, mengidentifikasi kaitannya dengan norma gender yang tidak setara yang ada di masyarakat. Lebih lanjut, buklet ini menguraikan dampak negatif yang signifikan bagi penyintas, mulai dari trauma psikologis dan pencemaran nama baik hingga kerugian finansial. Pada akhirnya, buklet ini menyerukan aksi kolaboratif dari semua pemangku kepentingan untuk membantu mengakhiri kekerasan digital dan menciptakan lingkungan daring yang lebih aman bagi semua. Buklet ini dikembangkan oleh UNFPA Indonesia melalui proyek Women at the Center (WAC) - PIHAK.
[Publikasi ini hanya tersedia dalam Bahasa Indonesia]
